Kode Otentikasi telah dikirim ke nomor telepon melalui WhatsApp
Setelah melahirkan, banyak Bunda mendapatkan berbagai nasihat dari keluarga atau orang sekitar. Salah satu mitos yang cukup populer adalah:
"Bunda, abis lahiran jangan tidur pagi, nanti darah putih naik!"
Mendengar ini, wajar kalau Bunda jadi bingung dan khawatir. Tapi, apakah benar tidur pagi setelah melahirkan bisa menyebabkan kenaikan darah putih? Yuk, bersama Bunda dan si kecil kupas faktanya!
Mitos: Tidur Pagi Setelah Melahirkan Bisa Meningkatkan Darah Putih
Mitos ini beredar luas di masyarakat, tetapi tidak memiliki dasar ilmiah. Tidak ada bukti medis yang menyatakan bahwa tidur pagi setelah melahirkan bisa menyebabkan kenaikan kadar darah putih yang berbahaya.
Apa Itu Darah Putih?
Darah putih atau leukosit adalah bagian dari sistem imun tubuh yang berfungsi melawan infeksi. Kadar leukosit bisa naik karena:
Jadi, kenaikan darah putih setelah melahirkan adalah respons alami tubuh, bukan karena Bunda tidur pagi.
Fakta: Ibu yang Baru Melahirkan Justru Membutuhkan Banyak Istirahat
Menurut informasi dari hallobumil_id, setelah melahirkan, tubuh Bunda mengalami perubahan besar dan memerlukan waktu untuk pulih. Istirahat yang cukup sangat penting untuk:
Tidak ada aturan medis yang melarang Bunda untuk tidur pagi. Bahkan, tidur kapan saja sangat dianjurkan untuk membantu pemulihan, terutama jika Bunda sering terjaga di malam hari untuk menyusui atau merawat bayi.

Foto : Internet
Kenapa Istirahat Penting untuk Ibu Pasca Melahirkan?
1. Membantu Pemulihan Tubuh
Persalinan adalah proses yang melelahkan. Otot-otot, tulang, dan organ dalam tubuh Bunda bekerja keras selama berjam-jam. Tidur membantu mempercepat pemulihan otot dan jaringan tubuh yang lelah.
2. Menjaga Keseimbangan Emosi
Kurang tidur bisa menyebabkan baby blues atau bahkan depresi postpartum. Tidur yang cukup membantu menjaga keseimbangan hormon, mengurangi kecemasan, dan membuat Bunda lebih tenang saat merawat bayi.
3. Meningkatkan Sistem Imun
Setelah melahirkan, tubuh Bunda lebih rentan terhadap infeksi. Tidur yang cukup membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga Bunda lebih kuat melawan penyakit.
4. Meningkatkan Produksi ASI
Kondisi fisik dan mental yang lelah dapat menghambat produksi ASI. Ibu yang cukup istirahat cenderung memiliki produksi ASI yang lebih baik karena hormon prolaktin (hormon penghasil ASI) bekerja optimal saat Bunda rileks.

Foto : Internet
Tips Istirahat yang Efektif untuk Ibu Baru
1. Tidur Saat Bayi Tidur
Manfaatkan waktu tidur si kecil untuk beristirahat, meskipun hanya 20-30 menit.
2. Bagi Tugas dengan Pasangan
Mintalah bantuan pasangan untuk menjaga bayi saat Bunda butuh tidur lebih lama.
3. Ciptakan Lingkungan Nyaman
Gunakan lampu redup, suara yang tenang, dan kasur yang nyaman untuk membantu tidur lebih cepat.
4. Prioritaskan Istirahat
Kurangi pekerjaan rumah yang tidak mendesak. Fokuslah pada kesehatan Bunda dan bayi terlebih dahulu.
5. Jangan Ragu Minta Bantuan
Jika merasa kewalahan, mintalah bantuan dari keluarga atau sahabat terdekat.

Foto : Internet
Kapan Harus Waspada?
Meskipun tidur pagi tidak berbahaya, perhatikan tanda-tanda berikut yang mungkin menunjukkan adanya masalah kesehatan:
Jika mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kesimpulan:
Jadi, jangan merasa bersalah jika Bunda butuh tidur pagi, ya! Dengarkan tubuh Bunda dan berikan waktu istirahat yang cukup.