Kode Otentikasi telah dikirim ke nomor telepon melalui WhatsApp
Apakah para ibu penasaran dengan perkembangan terkini dari anaki mereka yang berusia 13 bulan dan kemampuan baru apa yang mungkin telah mereka pelajari? Bagaimana cara terbaik bagi seorang ibu untuk mendukung dan merangsang perkembangan optimal bayinya? Artikel dari Bunda dan si Kecil ini akan memberikan wawasan penting bagi para ibu untuk memahami lebih dalam tentang tahap perkembangan anak berusia 13 bulan dan memberikan saran praktis dalam merawat dan mendidik anak.
Pada usia 13 bulan, dalam tahap perkembangan normal, seorang anak perempuan biasanya memiliki berat badan sekitar 9,1 kg dan tinggi badan sekitar 75,1 cm. Sedangkan anak laki-laki biasanya memiliki berat badan sekitar 9,8 kg dan tinggi rata-rata 76,9 cm. Pada fase ini bayi mulai bisa berdiri dengan mantap, menggenggam meja dan kursi untuk latihan berjalan tanpa bantuan atau bahkan belajar menaiki tangga sendiri. Oleh karena itu sangat penting bagi ibu untuk selalu memperhatikan dan menjaga anaknya agar terhindar dari kecelakaan yang tidak diinginkan.
Meskipun ada beberapa bayi yang belum mampu berdiri sendiri pada tahap ini, orang tua tidak perlu merasa cemas karena kondisi tersebut adalah hal yang normal. Beberapa bayi memerlukan waktu hingga 18 bulan sebelum mereka dapat melangkah pertama kali.

Foto: Internet
Pada usia 13 bulan, bayi secara intelektual telah mampu mengucapkan 1-2 kata sederhana seperti "ma", "da", "ba" atau menirukan ucapan orang tua mereka. Selain itu, mereka juga dapat menggunakan bahasa tubuh untuk berinteraksi dengan orang dewasa. Perkembangan emosi bayi pada usia ini juga sangat menonjol.. Jika diamati dengan cermat oleh orang tua, ekspresi emosi seperti takut, sedih, marah dan senang dapat terlihat dengan jelas pada bayi. Seiring waktu, anak-anak juga mulai menunjukkan sifat yang lebih mandiri dan keras kepala dalam menyuarakan keinginannya sendiri.
Untuk si kecil yang berusia 13 bulan, disarankan bagi orang tua untuk memberikan mereka sekitar 700ml susu setiap hari ditambah dengan makanan padat guna memenuhi energi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari. Mengingat bayi Anda saat ini sedang belajar berjalan, penting bagi mereka untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi seperti buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan, yogurt, serta daging dan ikan sebagai tambahan penting dalam diet mereka.
Protein merupakan nutrisi esensial bagi perkembangan bayi. Namun, perlu diingat bahwa sistem pencernaan bayi masih dalam tahap perkembangan dan belum cukup matang untuk mengolah jus buah. Konsumsi jus buah dapat meningkatkan risiko sembelit pada bayi lebih dari biasanya.
Mengerti bahwa anak-anak berusia 13 bulan terkadang merasa mengantuk lebih awal atau memerlukan waktu lama untuk menyelesaikan makan mereka, bisa menjadi tantangan bagi jadwal dan aktivitas harian Anda sebagai orang tua. Namun ingatlah bahwa momen bersama saat makan adalah investasi berharga dalam pembentukan karakter dan perilaku positif mereka di masa depan. Jadi, meski kadang sulit, sudah tiba waktunya bagi Anda untuk sabar dan konsisten dalam melatih kebiasaan makan yang sehat bagi buah hati Anda.
Misalnya, Anda bisa menciptakan suasana yang nyaman agar si kecil mau duduk dan makan bersama seluruh anggota keluarga. Jangan lupa untuk memperhatikan ukuran potongan makanannya, atau merebusnya hingga cukup lunak. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anak dapat mengunyah dan menelan dengan baik serta menghindari risiko tersedak.

Foto: Internet
Kualitas tidur memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan bayi berusia 13 bulan. Pada usia ini, anak-anak mulai membentuk pola makan dan tidur yang teratur, mereka mampu tidur pulas sepanjang malam tanpa terbangun dan menangis. Biasanya, bayi berusia 13 bulan akan tidur sekitar 14 jam dalam sehari, dengan waktu istirahat siang hari berkisar antara 2 hingga 3 jam.
Untuk memastikan perkembangan bayi berusia 13 bulan yang optimal, penting bagi orang tua untuk tidak hanya fokus pada pola makan dan tidur mereka, tetapi juga pada perkembangan fisik mereka. Jika Anda melihat tanda-tanda rakhitis atau pertumbuhan yang lambat, memberikan suplemen vitamin D kepada anak Anda bisa menjadi pilihan bijak. Selain itu, menciptakan lingkungan di mana anak Anda dapat berlatih berjalan tanpa alas kaki di rumah akan membantu mereka merasakan sensasi telapak kaki bersentuhan dengan lantai. Dengan cara ini, langkah-langkah kecil mereka akan semakin mantap dan cepat.
Semoga informasi yang telah disampaikan oleh Bunda dan si Kecil melalui artikel ini dapat menjadi pencerahan bagi para orang tua dalam memahami perkembangan bayi berusia 13 bulan. Kami berharap Anda juga mendapatkan wawasan baru tentang cara menjaga kesehatan mental dan fisik si kecil.